1.3K
Terkadang, rasa menjadi tidak terasa seiring berjalannya waktu.

Waktu yang menentukan segalanya.

Kalimat tersebut tidaklah salah. Suatu hubungan baik--apakah itu dalam bentuk percintaan, persaudaraan, ataupun persahabatan, merupakan serangkaian rasa yang tumbuh (atau surut) dari waktu ke waktu. Rasa yang mewarnainya pun bisa bermacam-macam: dari cinta, sayang, benci, marah, kecewa, dan lain sebagainya.

Rasa yang ada, juga bukannya tak mungkin berubah-ubah, bergerak sepanjang rentang rasa yang bisa dirasakan manusia.

Pasangan suami istri, misalnya, memulai segalanya dengan rasa suka, rasa sayang, rasa kagum, rasa cinta. Setelah bertahun-tahun menikah, bisa jadi rasa-rasa itu menjadi lebih dalam.

Perasaan cinta yang tumbuh sedemikian besar seiring berlalunya waktu, juga kemudian bisa menjadi alasam memaklumi segala goncangan yang ada dalam hubungan rumah tangga mereka. Kebiasaan buruk, tingkah laku yang mengesalkan, yang pada awalnya menjadi pemicu timbulnya pertengkaran, lama-lama tak lagi menimbulkan rasa kesal, marah, atau jengkel.

Banyak rasa-rasa yang menjadi tidak terasa seiring berlalunya waktu.

Dalam hubungan persahabatan juga ditemukan rasa yang beraneka.

Seorang sahabat merasa memiliki hak terhadap sahabatnya, dengan menjadikan sahabatnya 'teman yang ada setiap waktu'. Hubungan yang sudah sedemikian dekat seringkali menjadikan sahabat sebagai orang pertama yang menjadi tempat curahan hati ketika masalah menghampiri.

Panggilan kesayangan, cemburu yang berlebihan bahkan kata-kata tak sopan yang dilontarkan dengan bercanda, mengindikasikan pemakluman yang sangat dalam karena keakraban yang terjalin. Pemakluman inilah yang menjadikan rasa tersinggung, rasa kesal, rasa canggung, menjadi tidak lagi terasa ketika waktu sudah berbicara.

Hubungan persaudaraan yang sudah sedemikan dekat dan teruji waktu, bisa menghilangkan rasa sungkan tanpa menyurutkan rasa hormat antara satu dengan yang lainnya. Keinginan untuk menjaga perasaan satu sama lain menjadi lebih besar ketika ikatan hati sudah terbentuk.

Apapun itu, rasa memang memiliki peranan penting dalam hidup kita.

Tapi, seberapa baik kita sudah menumbuhkan dan merawat rasa?



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ketika Rasa dan Waktu Berjalan Beriringan.". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Bio

Poetoe MadSu | @poetoemadsu

Seorang wanita yang berusaha menggapai mimpinya dengan berbagi kisah tanpa harus melepaskan harapan untuk merasakan arti hidup yang sesungguhnya. Hidupku hidupmu. Tanpa bermaksud saling mematikan rasa.

What do you think ?

Silahkan login untuk memberi komentar