4.4K
Suatu hari, kita akan mencintai dengan ringan, dengan utuh, dengan penuh--tanpa menyakiti orang lain, maupun diri sendiri.

Saya mencintainya, Namun semakin besar cinta saya terhadapnya, saya melihat mereka di sekeliling saya terluka karena cinta saya yang sedemikian rupa.

Mencintai seseorang, berharap cinta itu berbalas dan berakhir bahagia merupakan impian hampir semua insan di muka bumi. Kita berharap cinta satu sama lain sama besarnya, dan tidak berpihak.

Apakah ada cinta yang sedemikian? Ataukah ini hanya dongeng belaka yang ingin didengar dan diimpikan banyak orang?

Saat cinta bersemayam di dalam hati, kenyamanan merupakan satu hal yang membuat cinta berdiri kokoh di antara dua insan. Namun, ketika kenyamanan sudah dirasakan, lantas muncul rasa ingin yang lebih terhadap pasangan. Rasa ingin lebih inilah yang biasanya menjadi awal perpisahan.

Ada alasan-alasan tak ingin membuat diri terluka. Ingin pasangan lebih bahagia. Semua ini lantas malah membuat perpisahan tak bisa dihindari. Alasan-alasan yang sesungguhnya timbul karena hati yang tulus mencintai, dan ego yang menguap ketika logika sudah mulai sejalan dengan nurani.

Terkadang, ada rasa sakit menahan rindu atau melarang diri sendiri untuk terus bertemu. Menghapus kenangan juga menjadi momen yang tak mudah dijalani.

Namun, jika kita menginginkan yang lebih baik, bukanlah suatu kesalahan jika perpisahan justru terjadi atas nama cinta. Bahagia tetap ada, tapi mungkin tak perlu mesti dinikmati berdua. Ada keikhlasan yang dibutuhkan untuk mengucapkan selamat jalan dan semoga berbahagia.

Jika kita sungguh-sungguh mencintai, kita sesungguhnya mampu untuk melepaskan.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Terkadang Melepaskan Merupakan Pernyataan Cinta Paling Tulus.". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Bio

Poetoe MadSu | @poetoemadsu

Seorang wanita yang berusaha menggapai mimpinya dengan berbagi kisah tanpa harus melepaskan harapan untuk merasakan arti hidup yang sesungguhnya. Hidupku hidupmu. Tanpa bermaksud saling mematikan rasa.

What do you think ?

Silahkan login untuk memberi komentar