2.1K
Seperti halnya kebebasan adalah hak segala bangsa. Setiap manusia pun punya hak untuk berbahagia dengan caranya. Tak ada cara absolut untuk bahagia. Semua orang punya caranya, semua orang punya kisahnya.

Semua orang punya caranya masing-masing untuk jadi bahagia.

Di suatu siang, dengan seorang teman yang sudah lama tak saya temui kami berbincang-bincang. Sembari menikmati makan siang kami bercerita tentang kegiatan masing-masing dan semua hal-hal remeh. Lalu terlintas sebuah perbincangan tentang keanehan pamannya.

"Punya mobil, punya motor, punya uang tapi hobinya naik bus ke mana-mana," begitu celotehnya.

Saya menyimak dan terdiam sesaat lalu merespon. "Mungkin dia hanya ingin menjadi orang yang sama sekali beda dibanding kehidupan kehariannya. Menjadi bukan siapa-siapa."

Saya pun pernah ada di tahapan melakukan petualangan untuk merasakan menjadi orang baru di tempat antah berantah. Menghindari semua cap yang telah terlanjur ditempelkan pada kita dan merasakan lagi menjadi "nobody" dan hal ini sungguh melegakan.

Lalu saya tambahi, bukankah kita punya cara aneh masing-masing untuk menjadi bahagia?

Ada yang menaiki bus ke mana pergi, entah untuk sebuah kenangan ataupun pengalaman

Ada yang begitu senang menekuni kegiatan memasak dan meninggalkan kehidupkan kantor yang mapan

Ada yang terus menerus membeli pot-pot tanaman, seakan mampu merawatnya sekaligus

Ada yang terus berbicara dan menjadikan celoteh semacam terapi tersendiri

Ada yang meski gagal berkali-kali, tetap mencoba untuk menjadi polisi

Ada suami istri yang rela menyetir mobil masing-masing setiap mudik ke kampung halaman.

Ada yang menikmati menu yang itu itu saja demi menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar.

Ada yang tak bisa berhenti untuk mengabadikan dirinya sendiri, pagi siang dan malam.

Ada yang hanya ingin pulang kampung dan membeli sepetak empang.

Ada yang bermimpi untuk bisa berpetualang semampu kaki.

Ada yang tak pernah mau terikat dalam bentuk hubungan apapun.

Daftar tentang cara manusia menikmati kebahagiannya ini tak akan pernah berhenti. Kita akan selalu menemukan keanehan-keanehan yang dilakukan orang demi merasa bahagia. Pilihanmu dua, menghakimi keanehan tersebut atau meletakannya di kotak toleransi.

Ya, selama segala keanehan manusia mencari kebahagian ini tak seharusnya saling menganggu satu dengan yang lain. Bukankah batasan-batasan tak kasat ini yang membuat kita jadi manusia berbeda?

Seperti halnya kebebasan adalah hak segala bangsa. Setiap manusia pun punya hak untuk berbahagia dengan caranya



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Tak Ada Cara Absolut Untuk Bahagia". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Bio

Natalia Oetama | @Natalivy

Pecinta senja, pengamat langit, petualang hidup, penyuka gerimis, penggemar puisi. Baginya menulis itu terapi agar tetap waras dari pesta pora di kepala.

What do you think ?

Silahkan login untuk memberi komentar