5.2K
Jika dalam artikel terdahulu saya telah berbicara tentang penyembuhan diri sendiri secara holistik, dalam artikel ini saya akan memperkenalkan salah satu teknik penyembuhan diri (self-healing) asal Jepang. Namanya Jin Shin Jyutsu (JSJ).

Tentang Jin Shin Jyutsu (JSJ)

Jin Shin Jyutsu berasal dari bahasa Jepang yang dalam terjemahan bebasnya berarti: “Seni Dari Sang Maha untuk Diri Sendiri.”

JSJ adalah suatu ilmu penyembuhan yang sudah ada sejak berabab-abad lalu. Ilmu penyembuhan ini mulai diperkenalkan kembali oleh Master Jiro Murai. Pengalaman pribadinya dalam mengatasi kesehatannya pada saat itu, membawa beliau untuk mengajarkan JSJ kepada banyak orang. Adalah Mary Burmeister seorang wanita Jepang–Amerika yang kemudian mengajarkan teknik ini kepada beberapa orang. Saat ini, ada kurang lebih 20 orang yang dikenal sebagai instruktur JSJ.

Bagaimana cara kerja JSJ?

Dalam artikel saya terdahulu tentang penyembuhan secara holistik, kita telah membahas komponen-komponen pembentuk manusia. Salah satunya, ada yang disebut energi atau medan listrik di tubuh kita.

Dalam praktik JSJ, untuk membantu mengharmonisasikan aliran listrik/energi di tubuh kita, ada yang biasa disebut sebagai “Safety Energy Lock (SEL)”. Ada 26 titik lokasi SEL dalam tubuh. Kombinasi sentuhan-sentuhan di lokasi-lokasi tersebut dapat memberikan efek penyembuhan dan mengharmonisasikan ketidakseimbangan dalam diri. Ketidakseimbangan ini bisa merupa keluhan di tubuh, maupun keluhan emosional yang menyertainya.

Ilustrasi dari spiralwayjsj.blogspot.co.id

Mari kita ibaratkan tubuh kita ini sebagai rumah. Pada saat membangun rumah, kita juga akan merancang instalasi listrik yang listriknya akan kita gunakan untuk menggerakkan alat-alat rumah tangga, lampu, dan kebutuhan lainnya.

Biasanya, instalasi itu dibagi per-wilayah, seperti untuk rumah bagian depan, tengah dan belakang. Masing-masing wilayah mempunyai saklar listriknya sendiri-sendiri. Kenapa dibuat demikian? Karena apabila ada salah satu bagian yang terbebani dan aliran listrik di wilayah tersebut mati, maka bagian wilayah listrik yang lain tidak akan terganggu.

Contohnya: di pagi hari, mungkin kegiatan akan banyak terpusat di area belakang rumah; di mana mesin cuci, lemari pendingin, dan alat-alat listrik untuk menyiapkan sarapan dipakai. Kemungkinan kelebihan beban akan terjadi. Kalau kelebihan beban terjadi, maka saklarnya akan jatuh. Agar aliran listrik bisa menyala kembali, kita mesti mengurangi pemakaian listrik di wilayah tersebut. Kemudian kita menaikkan saklar; sehingga aliran listrik bisa menyala kembali.

Demikian juga yang terjadi dalam tubuh kita. Kalau kita terlalu banyak memikirkan sesuatu, ada kemungkinan daerah di sekitar kepala menjadi kurang nyaman dan tegang. Maka yang perlu kita lakukan adalah menyentuh titik SEL di area tersebut, sehingga alirannya bisa kembali harmonis. Kitapun bisa merasa lebih rileks.

Teknik-teknik sederhana JSJ bisa dilakukan oleh siapapun; dari tua-muda, bahkan juga anak-anak. Bahkan ada teknik-teknik JSJ tertentu yang bisa dilakukan di muka umum, karena gerakannya begitu wajar dan tidak akan membuat kita terlihat sedang melakukan self-healing.

Berikutnya, saya akan memberikan beberapa video berupa tips-tips singkat menyembuhkan diri dari berbagai keluhan di badan dan batin dengan teknik JSJ.

Jika Anda punya pertanyaan atau permintaan berkenaan dengan keluhan (fisik maupun batin) yang Anda alami, silakan tinggalkan komentar di bawah artikel ini, dan saya akan berupaya menjawab pertanyaan Anda dalam artikel-artikel selanjutnya.

Semoga kita semua selalu sehat dan berbahagia.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mengenal Jin Shin Jyutsu, Teknik Self-Healing Asal Jepang.". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Bio

Diwien Hartono | @diwienhartono

Diwien Hartono adalah praktisi kesehatan holistik dan pemandu sesi Tapas Accupressure Technique (TAT) dan Jin Shin Jyutsu. Ia dapat dijumpai (dengan perjanjian) di True Nature Holistic Healing, Dharmawangsa - Jakarta.

What do you think ?

Silahkan login untuk memberi komentar