4K
Saya memang takut ketinggalan informasi karena tidak dapat mengakses internet, tapi saya merasakan makna di balik ketiadaan akses tersebut.

Bagi saya, dan mungkin juga semua generasi milenials, internet sudah menjadi kebutuhan hidup. Tanpa internet, saya yakin akan banyak ketinggalan informasi mengenai apapun. Seluruh grup obrolan untuk perkuliahan sudah menggunakan aplikasi pesan. Begitu pula dengan komunitas yang saya ikuti. Sehingga, telepon dan sms sudah menjadi fitur yang jarang disentuh oleh pengguna gawai sekarang.

Beberapa saat lalu, saya pergi ke satu daerah pedalaman di Pulau Jawa. Di sana, kartu saya tidak mendapatkan sinyal sama sekali. Alhasil, komunikasi saya pun terputus. Saya benar-benar tidak dapat mengakses internet dengan leluasa. Awalnya, saya sempat panik. Saya takut akan ada banyak hal yang akan saya lewatkan. Akan tetapi, nyatanya saya mendapatkan hikmah lain dari ketidakmampuan saya mengakses internet.

1. Lebih sering bersosialisasi

Saya harus mengakui, dengan adanya gawai, seseorang akan cenderung terus memperhatikan gawainya. Meskipun sedang bertemu dengan orang lain, gawai tetaplah menjadi hal yang diperhatikan untuk pertama kalinya. Tanpa pandang bulu. Semenjak saya tidak dapat mengakses internet, saya dan teman-teman pada akhirnya menjadi lebih sering bersosialisasi. Dalam artian, sosialisasi dengan bentuk yang benar. Kami banyak bercerita dan juga mengobrol mengenai banyak hal. Kami menjadi lebih sering berdiskusi dan membicarakan banyak hal. Tanpa adanya akses internet, diskusi yang kami lakukan pun tidak akan terganggu dengan datangnya pesan dari berbagai aplikasi pesan yang datang beruntun.

2. Lebih bisa melakukan deep thinking

Tanpa sadar, saat saya berada di tempat antah-berantah, saya bisa melakukan deep thinking. Saya bisa memikirkan banyak hal. Hal-hal yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan, secara tiba-tiba muncul di kepala saya. Tanpa adanya distraksi dari gawai yang saya miliki, saya jadi bisa melakukan deep thinking. Saya mulai bertanya-tanya, “apakah yang saya lakukan selama ini sudah benar? Apakah saya tidak salah dalam mengambil keputusan?” Saya pun jadi sering memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi atas keputusan yang saya ambil.

3. Membuat saya menjadi jauh lebih bersyukur

Bila ada pepatah yang menyatakan bahwa, “di atas langit masih ada langit,” maka teman saya pun melontarkan satu pepatah yang ia cetuskan diri, “di bawah tanah masih ada tanah.”

Secara harfiah, bisa diartikan bahwa masih ada orang-orang yang kehidupannya tidak lebih beruntung dari pada kita. Dengan keadaan yang demikian, saya pun memahami, saya harus terus mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan atas apa yang telah Ia berikan kepada saya. Saya bersyukur telah dilahirkan dengan tempat yang memiliki fasilitas cukup. Akses internet mudah. Listrik pun demikian. Segala hal yang saya lakukan menjadi lebih mudah karena adanya teknologi.

Akan tetapi, sayangnya, tidak semua tempat memiliki fasilitas yang sama. Saya pernah membaca satu artikel yang kurang-lebih berisi, “Kesuksesan seseorang ditentukan oleh kode pos.”

Di sini, diartikan bahwa seseorang memang memiliki kesempatan untuk sukses. Tapi, seberapa besar orang tersebut mendapatkan kesuksesannya bergantung dari di mana ia tinggal.

Tempat yang didukung dengan kemajuan teknologi, tentunya juga dapat memberikan kesempatan yang besar bagi seseorang untuk berkembang dan mencapai kesuksesan yang sesuai dengan bidangnya. Akan tetapi, sebaliknya. Tempat yang kekurangan akses pada teknologi, belum tentu bisa menjamin kesuksesan seseorang. Orang tersebut haruslah mengeluarkan usaha lebih untuk itu.

Bagi saya, pengalaman tanpa akses internet tersebut telah memberikan saya banyak pelajaran. Saya dilatih untuk terus bersyukur kepada Tuhan atas apa yang saya nikmati sekarang. Tentunya, hal tersebut juga menjadi pengingat, masih ada orang-orang yang masih belum seberuntung saya.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Di Saat Saya Tidak Dapat Mengakses Internet, Inilah Manfaat yang Saya Dapatkan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Bio

Puji P. Rahayu | @PujiPRahayu

The Sun and the Red Glow of the Dawn. Passionate on reading and writing. Grateful for everything that happened in my life.

What do you think ?

Silahkan login untuk memberi komentar

Alibaba Alibabi | @alibabaalibabi

Thanks sangat bagus kata kata mutiara nya