392
Sebagai manusia, saya percaya bahwa kita tengah menjalani perjalanan pencarian luhur untuk memahami sifat alamiah diri serta hakikat kita.

Menetapkan Niat

Bulan baru (bulan mati) Sagitarius, bulan baru terakhir pada tahun 2017, membawa energi yang teramat kuat. Momen ini merupakan waktu yang pas untuk menilik ulang segala yang telah kita lewati dan memantapkan intensi/niatan kita untuk tahun 2018.

Kita memiliki awal tahun berdaya dorong kuat di 2018: sebuah momentum besar untuk melangkah ke depan. Penanaman benih-benih intensi/niat pada saat ini menjadi sangat penting, karena di dalam intensi ini terkandung masa lalu dan masa depan kita. Selain itu, benih-benih intensi ini akan tertanam pada tataran pusat Semesta. Hal ini berarti, ada kemungkinan benih-benih ini berpotensi memberikan dorongan kuat untuk memasuki 'kawasan karmik baru'.

Berhenti Menengok Masa Lalu

Apa arti semua ini?

Bagi saya, 'kawasan karmik baru' adalah ketika kita bergerak menuju visi akhir kita dan tidak melulu menengok ke belakang, tidak lagi terlalu sibuk membersihkan reruntuhan karma masa lalu, ataupun tenggelam dalam berbagai drama yang tengah dialami.

Sagitarius, Sang Pemanah, mengarahkan panahnya menuju hakikat tertinggi, yang terkait dengan visi pamungkas kita serta perjalanan penemuan visi guna mengungkap makna di baliknya. Penemuan visi adalah kesempatan mengungkap hakikat-hakikat pribadi kita juga penyelarasan jiwa yang lebih mendalam. Tentang lebih memahami nilai-nilai serta takdir pribadi, serta visi luhur kita sebagai manusia.

Alihkan Karma ke Arah yang Lebih Positif

Semakin selaras kita dengan hakikat pribadi yang lebih mendalam, semakin besar pula kemungkinan bagi kita untuk mengalihkan karma kita ke arah yang lebih positif. Karma dalam pengertian siklus-siklus berkelanjutan dari berbagai kejadian dalam hidup yang tampak acak; sampai saat kita mulai melihat lebih mendalam.

Semakin kita mengalihkan karma kita ke arah yang positif, semakin dekat upaya kita untuk mewujudkan visi luhur kita.

Bila kita melakukan penggalian diri seperti yang disarankan pada saat ini, dengan planet Merkurius masih dalam posisi mundur (retrogade), bisa jadi akan tiba waktunya bagi kita untuk tidak lagi menoleh ke belakang dan bertanya-tanya apa yang akan menggigit kita ketika kita lengah, atau merasa dihantui oleh masa lalu.

Potensi karmik baru mengejewantah ketika kita telah menuntaskan berbagai hal yang selama ini tersembunyi dan bergemuruh dalam kotak Pandora kita. Saya tidak mengatakan bahwa semua harus telah tertata dan tersembuhkan. Bukan ini yang menjadi tujuan dari proses kita.

Saya mengacu pada cara mengada dengan menerima semua yang ada di dalam diri. Beberapa hal memang bisa tersembuhkan melalui cahaya kebijaksanaan dan kemawasan tak berkondisi; dan beberapa hal lain akan selalu terasa menyakitkan, namun apapun itu telah kita pahami dan kita terima.

Kenali Diri, Lakukan Perjalanan ke Dalam Diri

Planet Saturnus yang berkonjungsi dengan bulan baru ini mengindikasikan bahwa kita perlu mengupayakan pengenalan diri sejati secara serius. Bagaimana kita sebenarnya? Apa yang hilang atau kurang dari diri kita? Apakah kita telah benar-benar serius dalam upaya pengenalan diri ini?

Cobalah kita periksa, cermati, dan pahami diri dan segala hal terkait diri kita sebaik mungkin dengan penuh cinta kasih pada diri. Pada saat kita benar-benar mengamati segala hal yang membentuk diri kita, aturan utama yang perlu diterapkan adalah sebisa mungkin tidak melekat pada kondisi apapun. Jika tidak, atau jika kita memiliki penilaian tertentu yang menghakimi diri barang sedikit pun, kita tidak akan membuat kemajuan sama sekali. Bahkan, kita akan memberi bahan bakar baru kepada lingkaran dan kisah karmik lama kita.

Saya pribadi sadar bahwa semakin saya menggali hakikat diri saya--walau banyak juga momen yang membuat saya bergidik dan 'terpental' ketika menemukan sesuatu, saya paham bahwa semua hal itu tidaklah seburuk yang saya pikirkan. Semakin saya jujur akan segala hal yang membentuk saya menjadi diri saya sekarang, semakin jernih saya dapat melihat hakikat yang lebih luas.

Melalui upaya tulus untuk mengenali diri, saya kini menyadari bahwa bila kita ingin secara tulus memahami seperti apa hakikat kita, pertama-tama kita mesti memulai dari diri kita sendiri. Karena, pada akhirnya, kita melingkupi hakikat Semesta secara keseluruhan dalam diri kita sebagai insan. Jika kita ingin memahaminya secara menyeluruh, kenalilah diri kita, dan kita akan melihat bahwa kita tidaklah terpisah dari segala yang ada.

Mencari Visi Pribadi dan Kodrat Terluhur Kita

Sebagai manusia, saya percaya bahwa kita tengah menjalani perjalanan pencarian luhur untuk memahami sifat alamiah diri serta hakikat kita. Semoga bulan baru ini mendukung kita dalam perjalanan pencarian visi pribadi kita untuk mulai mengenali kodrat terluhur kita: mendukung kita untuk melangkah ke depan memasuki potensi-potensi karmik baru.

Tahun 2018 dapat menjadi momentum perubahan penting jika kita berani melangkah dalam perjalanan pencarian visi pribadi kita --- perjalanan untuk mengenali siapa, dan apa sejatinya kita.



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Bulan Baru Sagitarius: Perjalanan Mengenali Diri yang Sejati Menuju 2018". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Bio

Paula Shaw | @paulashaw

I've been receiving psychic information as a child & for over 10 years, I've helped people from all walks of life to see their future clearly with love, leaving them feeling inspired and uplifted. http://www.soulfulguiding.com

What do you think ?

Silahkan login untuk memberi komentar