764
Karena kamu tak akan pernah benar-benar sendirian.

Kamu percaya pada dasarnya manusia itu makhluk yang mudah kesepian? Lalu mengapa ada yang senang berpergian sendiri? Kalau untuk saya jawabnya: untuk menemukan sahabat-sahabat baru di luar sana. Karena kamu tak akan pernah benar-benar sendirian.

Manusia kesepian adalah manusia yang lebih peka dengan sekitarnya. Semua hal menjadi berbeda ketika kamu hanya berdua dengan bayangan. Dunia jadi membesar dan egomu jadi menciut. Hal-hal sederhana dari seorang asing jadi begitu berkesan. Kamu jadi pintu yang terbuka.

Ketika dua orang asing dipertemukan Semesta di kota baru, kemungkinannya hanya dua: jadi teman seperjalanan yang bisa dipastikan berlanjut menjadi sahabat; atau tetap jadi sosok asing yang berbagi kenangan entah baik atau buruk. Berbahaya? Oh, tak tersangkal. Tapi bukankah semua hal punya risiko? Bahkan diam di dalam rumah pun tak luput dari bencana, bukan?

Seperti kata-kata bijak dari Albert Einstein, "There are two ways to live your life. One, is as though nothing is a miracle. Two, is as though everything is a miracle. Which one do you prefer?"

Saya lebih condong dengan pilihan kedua. Hingga saat ini, saya masih dalam perjalanan untuk mempertebal iman dengan terus berpetualang dan mengumpulkan sahabat-sahabat baru dari seluruh penjuru dunia. Bertemu mereka, buat saya, adalah anugerah.

Hai, para sahabat yang belum terjabat, saat kamu melihat sosok bermuka bingung dan kehilangan arah di jalan, sempatkan untuk berhenti dan menawarkan bantuan. Siapa tahu, di lain waktu, kamu yang sedang kesepian di jalan dan butuh seorang sahabat. Karma bekerja. Dan sahabat adalah harta tak ternilai.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Berjalan untuk Menemukan Sahabat-sahabat yang Belum Terjabat". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Bio

Natalia Oetama | @Natalivy

Pecinta senja, pengamat langit, petualang hidup, penyuka gerimis, penggemar puisi. Baginya menulis itu terapi agar tetap waras dari pesta pora di kepala.

What do you think ?

Silahkan login untuk memberi komentar

Safitri Saraswati | @SafitriSaraswati

Datanglah ke tempat saya, agar tangan ini dapat berjabat dengan tanganmu ????